KABARACEHSELATAN.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan menunjukkan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang melanda warga Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara. Sebanyak lima unit hunian sementara (huntara) resmi diserahkan kepada keluarga terdampak untuk segera ditempati, Rabu (18/2/26).
Penyerahan huntara dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, didampingi jajaran pemerintah kecamatan, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Plt. Keuchik Simpang Lhee, serta unsur Imum Mukim Kuala Ba'u.
Dalam sambutannya, Baital Mukadis menegaskan bahwa pembangunan huntara merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan para korban tetap mendapatkan tempat tinggal yang layak, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak memiliki hunian yang aman dan nyaman. Menjelang Ramadan, kebutuhan akan tempat tinggal menjadi prioritas agar warga dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memeriksa instalasi listrik secara berkala, menggunakan kompor dengan aman, serta memastikan tidak ada sumber api yang berisiko memicu kebakaran. Selain itu, kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam lainnya juga perlu terus diperkuat melalui kolaborasi semua pihak.
Sementara itu, Mukim Kuala Ba'u, Sabtunisjar, mewakili masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah kabupaten. Menurutnya, penyelesaian lima unit huntara dalam waktu kurang dari dua bulan sejak kejadian menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membantu warga terdampak.
“Ini pengalaman pertama bagi kami melihat pembangunan hunian sementara dapat diselesaikan secepat ini dan sudah bisa ditempati sebelum Ramadan. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan melalui jajarannya menegaskan komitmen untuk terus memperkuat upaya mitigasi bencana. Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi pencegahan kebakaran, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, serta penguatan koordinasi lintas instansi guna meminimalkan potensi risiko sejak dini.
Dengan rampungnya pembangunan lima unit huntara tersebut, pemerintah berharap para korban kebakaran dapat segera menata kembali kehidupan mereka, melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman, serta menyambut Ramadan dalam suasana yang lebih layak dan penuh harapan.
Berita Terkait
Mobil Pemadam Kehabisan Bahan Bakar, Rumah Warga Gampong Alurmas Ludes Terbakar
10 Feb 2026
Ini Rincian Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkab Aceh Selatan Tahun Anggaran 2026
04 Feb 2026
Putusan Tipikor Jadi Pengingat Dini Penguatan Pengawasan Baitul Mal
24 Jan 2026
TNA: Jangan Hancurkan Aceh Selatan karena Dinamika Elite Politik, Warga Butuh Kemajuan dan Pembangunan
11 Jan 2026