SIRADH KUA Tapaktuan Menyapa Umat dari Masjid ke Gampong (Ramadhan Momentum Penguat Umat)

25 February 2026 16:47 WIB

Oleh Admin

WhatsApp Telegram Facebook
SIRADH KUA Tapaktuan Menyapa Umat dari Masjid ke Gampong (Ramadhan Momentum Penguat Umat)

Ramadhan, Bulan Promosi Ilahi untuk Kebaikan


Ramadhan selalu hadir sebagai bulan penuh keistimewaan, seakan Allah membuka “etalase pahala” seluas-luasnya bagi hamba-Nya. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan nilainya, setiap ibadah diberi keutamaan tambahan, dan setiap doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Tidak berlebihan jika Ramadhan disebut sebagai bulan “diskon pahala besar-besaran”.


Momentum istimewa ini tentu tidak boleh dilewatkan begitu saja. Ramadhan harus dihidupkan, bukan hanya secara individual, tetapi juga secara sosial dan institusional. Di sinilah peran lembaga keagamaan menjadi sangat penting, hadir bukan sekadar sebagai regulator, tetapi sebagai penggerak spiritual umat.


Menyadari hal tersebut, Kantor Urusan Agama Tapaktuan pada Ramadhan 1447 Hijriyah / 2026 Masehi kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan umat. Selain kegiatan Dinul Islam di sekolah-sekolah dalam Kecamatan Tapaktuan serta pembinaan keagamaan di Rumah Tahanan Kelas II B Tapaktuan, tahun ini KUA Tapaktuan menghadirkan inovasi dakwah melalui program SIRADH (Safari Ramadhan)


Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, SIRADH kali ini melibatkan seluruh staf KUA Tapaktuan, sebagai bentuk kebersamaan dan keteladanan. Program ini tidak hanya berorientasi pada penyampaian ceramah, tetapi juga menghidupkan masjid, mempererat silaturrahmi, serta membangun komunikasi keagamaan yang lebih humanis dengan masyarakat gampong.


SIRADH: Silaturrahmi yang Menghidupkan Masjid


Program SIRADH dilaksanakan di tujuh gampong yang telah dijadwalkan. Setiap kunjungan diawali dengan silaturrahmi bersama masyarakat, dilanjutkan dengan shalat Zuhur berjamaah, kemudian tausiyah Ramadhan. Pola ini menegaskan bahwa dakwah paling efektif adalah dakwah yang diawali dengan kebersamaan dalam ibadah.


Pada SIRADH pertama, Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Mushalla Baitunnur Gampong Lhok Bengkuang, imam shalat dipimpin oleh Drs. Murdi Us, sedangkan muadzin dipercayakan kepada Findra Jasputra, S.HI. Kehadiran imam dan muadzin yang tetap pada dua SIRADH awal ini mencerminkan konsistensi dan kekompakan tim KUA Tapaktuan dalam melayani umat.


SIRADH kedua dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026, di Masjid At-Taqwa Gampong Panton Luas, dengan susunan imam dan muadzin yang sama, sehingga suasana shalat berjamaah terasa lebih khidmat dan tertib.


Keutamaan Ramadhan: Diskon Pahala Tanpa Batas


Sebagai penceramah pada SIRADH pertama, Zurnalis, M.Ag., mengangkat tema besar “Banyak Diskon Pahala Besar-Besaran Selama Bulan Ramadhan”. Tema ini disampaikan dengan bahasa sederhana namun menggugah kesadaran jamaah bahwa Ramadhan adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan.


Allah SWT berfirman:


“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)


Puasa Ramadhan bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi jalan menuju takwa. Setiap kesabaran bernilai pahala, setiap pengendalian diri dicatat sebagai amal, dan setiap niat baik mendapat balasan berlipat.


Rasulullah ﷺ bersabda:


“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat.” (HR. Muslim)


Tiga Amalan Utama Ramadhan: Fondasi Perubahan Diri


Pada SIRADH kedua, tausiyah disampaikan oleh Muhammad Ali Akbar, M.Pd.I., yang menekankan tiga amalan utama yang harus ditingkatkan selama Ramadhan.


1. Shalat: Tiang Agama dan Ukuran Kualitas Iman


Shalat wajib dan sunnah harus menjadi prioritas. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk membiasakan shalat berjamaah dan memperbanyak qiyamul lail.


“Dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (QS. Al-‘Ankabut: 45)


2. Al-Qur’an: Cahaya yang Menghidupkan Hati


Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Interaksi intensif dengan Al-Qur’an menjadi tanda keberhasilan ibadah puasa.


“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.”

(QS. Al-Baqarah: 185)


3. Sedekah: Spirit Kepedulian Sosial


Sedekah menjadi amalan yang sangat dianjurkan, karena Ramadhan mengajarkan empati dan solidaritas.


“Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya paling tampak pada bulan Ramadhan.”**

(HR. Bukhari dan Muslim)


Penutup: SIRADH dan Harapan Kebangkitan Spirit Keagamaan


Program SIRADH KUA Tapaktuan merupakan ikhtiar nyata dalam membangun kedekatan antara aparatur negara dan masyarakat melalui pendekatan ibadah dan dakwah. Shalat berjamaah, tausiyah yang membumi, serta silaturrahmi yang hangat menghadirkan aura positif di tengah lingkungan masyarakat.


Semoga SIRADH menjadi wasilah meningkatnya semangat ibadah, kuatnya ukhuwah Islamiyah, dan tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa Ramadhan adalah momentum perubahan. Diskon pahala telah Allah buka, tinggal bagaimana kita menyambutnya dengan amal terbaik. Aamiin.


Sumber : KUA TAPAKTUAN

Editor : Penyuluh Agama Islam

Berita Terkait