Tapak Tuan | kabaracehselatan.id - Pelayanan kesehatan di Puskesmas Sedar, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Meski memiliki bangunan yang tergolong baru, kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan tersebut dinilai tidak mencerminkan standar pelayanan publik yang layak. Senin, (12/01/26).
Keluhan masyarakat mencuat pada Senin pagi, ketika warga yang datang berobat mendapati dokter tidak berada di tempat hingga sekitar pukul 10.00 WIB, sementara antrean pasien sudah memadati ruang tunggu sejak pagi hari.
Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan pelayanan administrasi rujukan pasien yang lamban dan tidak profesional. Rujukan yang seharusnya sudah siap dan tinggal diambil pada hari Senin, justru harus diketik ulang, sehingga pasien terpaksa menunggu lebih lama tanpa kejelasan.
Salah seorang warga, Rahmat, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebutkan adanya seorang nenek yang tertatih tatih datang ke puskesmas, namun setibanya di lokasi tidak mendapatkan pelayanan medis karena ketiadaan dokter. “Kami sangat kecewa, orang tua sudah susah payah datang, tapi tidak ada dokter,” ujarnya.
Menurut warga, kondisi tersebut menunjukkan buruknya manajemen pelayanan kesehatan, yang tidak sebanding dengan kondisi fisik bangunan puskesmas yang baru dan memadai. “Bangunannya baru, tapi pelayanannya tidak bermutu,” keluh warga.
Masyarakat berharap DPRK Aceh Selatan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan lebih serius melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan di wilayah tersebut, demi menjamin hak masyarakat atas layanan kesehatan yang layak.
Warga juga mendesak agar Kepala Puskesmas Sedar dievaluasi, serta pelayanan ditingkatkan, khususnya terkait kedisiplinan tenaga medis dan kesiapan pelayanan setiap hari kerja agar masyarakat tidak terus dirugikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait, khususnya Kepala Puskesmas Sedar, belum memberikan klarifikasi resmi. Redaksi masih membuka ruang hak jawab guna menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.[]
Editor : Admin
Berita Terkait
Polres Aceh Selatan Pastikan Isu Pembegalan di Sejumlah Kecamatan Adalah Hoaks
16 Sep 2026
Bukan Tentang Abai, Tetapi Tentang Mereka yang Tak Pernah Menyerah
12 Sep 2026
Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda: Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh
11 Sep 2026
Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat
08 Sep 2026