KABARACEHSELATAN.ID | Harga pala, salah satu komoditas perkebunan yang menjadi identitas Kabupaten Aceh Selatan, masih berada pada level yang relatif rendah. Kondisi tersebut menjadi perhatian petani yang selama ini menggantungkan penghasilan dari perkebunan pala dan berharap harga kembali membaik.
Berdasarkan informasi harga yang dihimpun KabarAcehSelatan.id pada Selasa (22/9/2026), harga pala di sejumlah wilayah Aceh Selatan berada pada kisaran Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram.
Di kawasan Dimeukek, harga pala berada di kisaran Rp25.000–Rp27.000 per kilogram. Sementara di Sawang, harga berada di sekitar Rp26.000 per kilogram.
Kondisi harga tersebut dirasakan langsung oleh petani pala karena hasil penjualan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi keluarga mereka. Bagi masyarakat Aceh Selatan, pala tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga telah menjadi bagian dari kehidupan dan identitas daerah yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Petani berharap harga pala dapat kembali meningkat sehingga hasil panen memberikan pendapatan yang lebih layak. Mereka juga berharap komoditas yang selama ini menjadi salah satu andalan perkebunan Aceh Selatan tersebut kembali memiliki nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat.
Selain persoalan harga, keberlanjutan perkebunan juga menjadi perhatian petani. Salah satu kebutuhan yang dinilai penting adalah tersedianya bibit pala berkualitas untuk mendukung peremajaan tanaman dan menjaga produktivitas kebun.
Dukungan berupa bibit diharapkan dapat membantu petani mempertahankan serta mengembangkan perkebunan pala, terutama pada kebun yang tanaman palanya sudah berusia tua. Dengan peremajaan yang berkelanjutan, petani berharap perkebunan pala tetap menjadi sumber penghidupan masyarakat sekaligus komoditas unggulan Aceh Selatan.
Petani pala, Leli dan Ayong, berharap pemerintah dan pihak terkait dapat terus memberikan perhatian terhadap kondisi petani serta mendukung keberlanjutan perkebunan pala di daerah tersebut.
“Harapan kami, harga pala bisa kembali berjaya seperti dulu dan pemerintah juga membantu petani, terutama melalui bantuan bibit.”
Harapan tersebut disampaikan petani di tengah harga pala yang masih berada di kisaran Rp25.000–Rp27.000 per kilogram. Mereka berharap harga yang lebih baik serta dukungan terhadap keberlanjutan kebun dapat membantu meningkatkan pendapatan petani dan menjaga pala tetap menjadi salah satu komoditas andalan Kabupaten Aceh Selatan. [KAS]
Berita Terkait
Polres Aceh Selatan Pastikan Isu Pembegalan di Sejumlah Kecamatan Adalah Hoaks
16 Sep 2026
Bukan Tentang Abai, Tetapi Tentang Mereka yang Tak Pernah Menyerah
12 Sep 2026
Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda: Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh
11 Sep 2026
Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat
08 Sep 2026