KABARACEHSELATAN.ID - Dewan Pimpinan Pusat Aneuk Muda Mualem (DPP AMM) menyatakan dukungannya terhadap langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang memperjuangkan keterlibatan Aceh dalam pengelolaan dan pengembangan potensi migas di Wilayah Kerja South Andaman. Sabtu, (06/06/2026).
Ketua DPP AMM, Novtrianda Alinur, mengatakan bahwa kekayaan sumber daya alam yang berada di wilayah Aceh harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh, baik melalui penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan industri daerah, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut Novtrianda, langkah Pemerintah Aceh yang meminta agar pengembangan gas South Andaman memberikan nilai tambah bagi daerah merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan ekonomi Aceh. Beberapa hari terakhir, Pemerintah Aceh diketahui mendorong agar pengolahan gas dapat dilakukan di Aceh melalui fasilitas darat yang dinilai mampu menghadirkan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah.
"AMM memandang bahwa potensi gas yang ditemukan di Blok Andaman merupakan peluang besar yang tidak boleh hanya dinikmati oleh pihak di luar Aceh. Sudah seharusnya Aceh memperoleh manfaat maksimal dari sumber daya alam yang berada di wilayahnya, baik dari sisi investasi, lapangan pekerjaan, maupun pembangunan industri turunan," ujar Novtrianda dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).
Ia menegaskan bahwa AMM tidak melihat persoalan ini semata-mata sebagai isu ekonomi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat posisi Aceh dalam pembangunan nasional. Karena itu, setiap kebijakan strategis yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam Aceh harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat Aceh dalam jangka panjang.
Novtrianda juga mengingatkan agar pengalaman masa lalu, ketika Aceh memiliki sumber daya alam yang besar namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat, tidak terulang kembali. Aspirasi serupa juga berkembang di berbagai kalangan yang mendorong agar pengelolaan gas Andaman mampu menghadirkan nilai tambah ekonomi dan hilirisasi industri di Aceh.
"DPP AMM mendukung setiap langkah konstruktif yang bertujuan memperkuat posisi Aceh dalam tata kelola sumber daya alam. Yang paling penting adalah bagaimana kekayaan alam ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan membuka peluang bagi generasi muda Aceh," katanya.
Lebih lanjut, AMM mengajak seluruh elemen masyarakat, akademisi, pemuda, dunia usaha, dan pemangku kebijakan untuk mengawal isu Blok Andaman secara bersama-sama demi memastikan setiap keputusan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat Aceh.
"Ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan Aceh. Potensi besar yang dimiliki Aceh harus mampu menjadi fondasi bagi kebangkitan ekonomi daerah dan kesejahteraan generasi yang akan datang," tutup Novtrianda. [KAS].
Berita Terkait
Kolaborasi Lintas Instansi Mewujudkan Kepastian Hukum Tanah Wakaf
17 Jul 2026
Subhan Terpilih sebagai Imum Mukim Sedar Periode 2026–2031
05 Jul 2026
Tiga Calon Imum Mukim Sedar Resmi Kantongi Nomor Urut, Deklarasi Damai Warnai Tahapan Pemilihan
02 Jul 2026
Serahkan IJOP kepada 11 LPQ, Kemenag Aceh Selatan Tekankan Pentingnya Legalitas dan Pembaruan Data
11 Jun 2026